Jumat, 20 September 2013
Selasa, 17 September 2013
Kenapa Harus Berhenti Merokok
Alasan Logis, Mengapa Kita Harus Berhenti Merokok?
dakwatuna.com – Saya melalui tulisan ini ingin berbagi dengan kawan-kawan pembaca yang mungkin adalah seorang perokok. Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi. Saya adalah salah satu remaja yang menjadi bagian dari masyarakat perokok di Indonesia. Kurang lebih selama lima tahun saya memiliki kegiatan menghisap sebatang tembakau, sejak dari SMP sampai kuliah tahun pertama.
Namun, dalam perjalanan hidup saya menemukan di sebuah titik balik, di mana pada titik tersebut saya dipertemukan dengan hidayah-Nya melalui sebuah lingkaran kecil, AAI. Seiring berjalannya waktu, saya menemukan beberapa hal yang meyakinkan saya untuk berhenti merokok.
Kesaksian
Ketika sedang membaca ayat suci Al-Qur’an, tidak sengaja menemukan salah satu firman-Nya, mengenai kesaksian di hari pembalasan kelak. Berikut firman-Nya,
“Pada hari, ketika lidah, tangan dan kaki juga menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan” (QS. An-Nur (24): 24)
Berdasarkan ayat di atas, kelak yang akan menjadi saksi atas perbuatan kita bukan hanya orang-orang yang berhubungan dengan kita. Tapi, seluruh anggota tubuh kita pun juga akan menjadi saksi. Tidak terkecuali dengan organ-organ tubuh bagian dalam, semisal jantung, paru-paru, liver dkk.Anda tahu, bahwa merokok itu memiliki dampak yang buruk terhadap beberapa organ dalam. Bukankah segala perbuatan yang merusak itu adalah perbuatan zhalim menurut Islam? Karena dalam berjihad di medan perang saja, Islam melarang untuk merusak bangunan, merusak lingkungan (tanaman dkk), dll.
Analoginya, jika dalam medan yang keras, berperang, Islam sudah melarang keras untuk berbuat kerusakan. Apalagi, dalam hal sehari-hari. Perlu kita ketahui bersama, bahwa efek dari merokok itu tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif. Tapi juga lingkungan dan orang di sekitarnya atau perokok pasif.
Gas emisi dari rokok banyak mengandung gas yang bersifat merusak lingkungan, salah satunya CO2. Sehingga rokok juga menyumbang peran dalam global warming. Sedangkan, bagi perokok pasif efek samping yang diterima jauh lebih berbahaya ketimbang perokok pasif. Karena, apa yang diterima oleh perokok pasif adalah “sampah”nya rokok. Rokoknya saja sudah banyak kemudharatannya, apalagi sampahnya. Logisnya seperti itu. Perokok aktif adalah orang yang merokok. Sedangkan, Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok, namun rutin menghirup asap rokok dari perokok aktif.
Barang pinjaman
Hakikatnya, manusia itu tidak memiliki apapun di dunia ini. Semua yang kita miliki di dunia hanyalah pinjaman dari Allah Ta’ala. Dari semacam harta, bahkan orang tua, istri dan anak. Begitu juga dengan tubuh beserta ‘isi’nya. Suatu saat, akan kita kembalikan kepada yang punya.
Jika kita meminjam sesuatu, maka ketika mengembalikannya harus dalam keadaan seperti ketika meminjam. Andaikan kondisinya tidak seperti awal meminjam, pastilah ada konsekuensinya.
Kita analogikan. Anda meminjam laptop kepada saudara Anda. Karena laptopnya masih baru, jadi kondisi laptop saat dipinjam masih bagus dan ‘mulus’. Anda meminjamnya selama satu bulan. Selama masa peminjaman, ada kejadian yang tidak diingankan. Laptopnya mengalami kecelakaan, yakni jatuh dari meja dan mengakibatkan kerusakan pada layar laptop.
Ketika masa peminjamannya habis, dan saudara Anda mengetahui kerusakan yang dialami laptopnya. Maka, saudara Anda menuntut Anda untuk mengganti dengan laptop yang baru, dengan model yang sama.
Setiap manusia lahir ke dunia dalam keadaan yang sehat dan suci. Keadaan normalnya seperti itu. Semua anggota tubuh beserta organ-organ dalamnya pun masih sehat, belum banyak terkontaminasi oleh berbagai zat. Manusia, sebagai peminjam, sudah sepatutnya mengembalikan barang pinjamannya dalam keadaan yang baik pula. Jika misalkan memiliki kelainan, pada saat lahir, minimal kondisinya tidak jauh lebih buruk.
Kurang lebih sama seperti di kasus di atas. Namun, dalam kasus yang kita bicarakan (efek dari rokok), kita meminjamnya dengan Sang Khaliq, Tuhan Yang Mahaadil. Semua perbuatan zhalim, akan dibalas secara adil oleh-Nya. Sesuai dengan firman-Nya:
“Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.” (QS Az-Zalzalah (99): 8)
So, itulah mengapa kita harus berhenti dari merokok. Meskipun merokok memiliki manfaat, namun kemudharatannya jauh lebih banyak. Perlu ditegaskan, saya tidak mengecap bahwa rokok itu adalah haram. Melalui tulisan ini, saya hanya ingin mengajak sekaligus berbagi bahwa merokok itu tidak bagus bagi kita secara keseluruhan.Tentang Dwi Nur Rahmat
Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret , Surakarta. Selengkapnya.
Minggu, 15 September 2013
Zina Di Mana-Mana Tanda Akhir Zaman
Zina Marak Dimana-Mana
Oleh Saefullah — 11 Zulkaedah 1434 / 16 September 2013 11:47DUA puluh tahun yang lalu, mungkin kita mendengar perempuan hamil di luar nikah itu sesuatu yang jauh dari kita. Tapi sekarang, coba perhatikan, hal seperti ini bahkan terjadi hanya beberapa meter dari rumah kita. Semoga kita dihindarkan dari fitnah akhir zaman seperti ini.
Di antara tanda-tanda kiamat yang telah nampak adalah merebaknya perzinaan dan banyak terjadi di tengah-tengah manusia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan bahwa hal itu termasuk tanda-tanda kiamat.
Telah tetap dalam ash- Shahihain dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,
ﺃﺷﺮﺍﻁ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ (ﻓﺬﻛﺮ ﻣﻨﻬﺎ )ﻭﻳﻈﻬﺮ ﺍﻟﺰﻧﺎ ﺇﻥ ﻣﻦ
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah (lalu beliau menyebutkan di antaranya:) dan merebaknya perzinaan’ ,”
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda: ‘Akan datang kepada manusia beberapa tahun yang penuh dengan tipuan … (lalu beliau melanjutkan haditsnya, didalamnya disebutkan:) dan menyebarnya perbuatan keji (zina).’ ” [Mustadrak al Hakim (IV/512)]
Yang lebih dahsyat dari itu adalah menganggap halal perbuatan zina.
Telah tetap dalam ash-Shahih dari Abu Malik al Asy’ari radhiyallahu ’anhu bahwasanya dia mendengar Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:
ﻣﻦ ﺃﻣﺘﻲ ﺃﻗﻮﺍﻡ ﻳﺴﺘﺤﻠﻮﻥ ﺍﻟﺤﺮ ﻭ ﺍﻟﺤﺮﻳﺮ ﻟﻴﻜﻮﻧﻦ
“Akan ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina dan sutera.”Di akhir zaman setelah tidak ada lagi kaum mukminin, maka yang tersisa adalah seburuk-buruk manusia. Mereka saling melakukan hubungan intim bagaikan keledai, sebagaimana dijelaskan dalam hadits an- Nawwas radhiyallahu ’anhu:
ﻭﻳﺒﻘﻰ ﺷﺮﺍﺭ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳَﺘَﻬَﺎﺭَﺟُﻮﻥ ﻓﻴﻬﺎ ﺗﻬﺎﺭُﺝ ﺍﻟْﺤُﻤُﺮ ، ﻓﻌﻠﻴﻬﻢ ﺗﻘﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ
“Dan yang tersisa adalah seburuk-buruk manusia, mereka melakukan hubungan intim didalamnya bagaikan keledai, maka pada merekalah kiamat itu terjadi.’ ” (HR Muslim).
Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda:
ﺗﻔﻨﻰ ﻫﺬﻩ ﻋﻠﻰ ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ ، ﻻ ، ﺍﻷﻣﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﻮﻡ ﺍﻟﺮﺟﻞ : ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻓﻴﻔﺘﺮﺷﻬﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖ ﻓﻴﻜﻮﻥ ﺧﻴﺎﺭﻫﻢ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﻣﻦ ﻳﻘﻮﻝ ﻟﻮ ﻭﺍﺭﻳﺘﻬﺎ ﺧﻠﻒ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺤﺎﺋﻂ
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, ’Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini.’” [Diriwayatkan oleh Abu Ya’la. Al Haitsami berkata, ’dan perawinya adalah perawi yang ash-Shahih.” Lihat Maj’mauz Zawaa-id (VII/331)]
Al Qurthubi—beliau adalah seorang ulama fikih madzhab Maliki, meninggal di Iskandaria th 656 H—berkata dalam al Mufhim, mengomentari hadits Anas terdahulu, “Di dalam hadits ini ada sebuah tanda dari tanda- tanda kenabian, karena beliau telah mengabarkan berbagai perkara yang akan terjadi, maka perkara itu pun telah terjadi terutama di masa-masa sekarang ini.” [Fathul Bari (I/179)]
Jika hal ini terjadi pada zaman Imam al Qurthubi, maka sesungguhnya hal ini lebih nampak lagi di zaman kita sekarang ini, karena besarnya dominasi kebodohan dan tersebarnya kerusakan di tengah-tengah manusia. [bacell]
Minggu, 08 September 2013
Mesir Bumi Barakah
Mesir Bumi Barakah : Pilihan Di Tangan Anda
Sekilas Pandang Situasi Mesir
Melihat kepada situasi politik Mesir pada hari ini menimbulkan pelbagai persoalan dan tanda tanya kepada masyarakat. Pelbagai kesimpulan dan rumusan awal telah dibuat oleh pelbagai pihak lebih-lebih lagi ia melibatkan masa depan pengajian pelajar Malaysia di sini.
Apapun Persekutuan Melyu Republik Arab Mesir (PMRAM) melihat situasi di Mesir pada waktu ini masih lagi selamat dan terkawal bahkan pengajian dan peperiksaan di universiti-universiti berjalan seperti biasa. Rata-rata pelajar Malaysia berjumlah lebih 500 orang yang memilih untuk tidak pulang dalam misi evakuasi sukarela yang lepas juga masih boleh melakukan aktiviti harian sebagaimana biasa walaupun perhimpunan aman masih berterusan saban hari dan perintah berkurung masih lagi dikuatkuaskan.
Evakuasi Sukarela yang telah diputuskan oleh Majlis Keselamatan Negara (MKN) jelas membuktikan bahawa situasi keselamatan Mesir bukanlah mencapai kepada tahap yang begitu terancam menyebabkan semua rakyat Malaysia yang berada di Mesir ini diwajibkan untuk pulang ke tanah air. Ini jelas kerana evakuasi sukarela itu bersifat pilihan bukanlah paksaan. Apapun kita di peringkat PMRAM menghormati semua pilihan dan kehendak yang telah di buat oleh para pelajar sama ada untuk pulang ke Malaysia mahupun meneruskan kehidupan mereka di Mesir ini.
Kita PMRAM sentiasa mengutamakan soal keselamatan para pelajar yang berada di sini. Pekeliling keselamatan dan maklumat keadaan semasa Mesir sentiasa dikemaskini bagi memastikan para pelajar peka dengan situasi terkini dan mematuhi langkah keselamatan demi memastikan keselamatan diri mereka terjamin.
Perhimpunan Aman dan Perintah Berkurung
Sebagaimana yang diketahui umum, perhimpunan, perarakan dan demonstrasi aman di Mesir masih lagi berlaku bermula pada 28 Jun 2013 dan berterusan sehingga ke hari ini bahkan akan berlanjutan sehinggalah kerajaan Sementara Mesir pada hari ini mengembalikan semula tiga tuntutan utama rakyatnya iaitu mengembalikan presiden mereka yang sah Dr.Muhammad Mursi, menarikbalik penggatungan perlembagaan yang telah dipersetujui oleh rakyat dan memulangkan semula Majlis Syura berserta peranannya.
Oleh itu, demonstrasi yang berlaku saban hari ini merupakan perkara biasa kepada rakyat Mesir untuk menuntut hak mereka. Kita sebagai warga asing di sini menghormati pendirian mereka dan tidak membenarkan sama sekali pelajar Malaysia untuk terlibat dalam aktiviti tersebut. Ini merupakan ketetapan yang perlu dipatuhi oleh semua rakyat Malaysia di sini bahkan perkara ini telah ditegaskan oleh Kedutaan Besar Malaysia kaherah (KBMK) sebelum daripada ini. Selagi mana mereka mematuhi perkara tersebut, maka keselamatan mereka di sini akan terjamin.
Perintah berkurung yang telah dikuatkuasakan sehari selepas tragedi pembunuhan di Dataran Rabaah dan Nahdah juga masih lagi berterusan sehingga ke hari ini. Pun begitu, tempoh perintah berkurung semakin dikurang, terkini bermula dari jam 11.00 malam hingga jam 6.00 pagi kecuali pada hari Jumaat sahaja masih lagi dikekalkan bermula jam 7.00 malam sehingga ke jam 6.00 pagi.
Tempoh perintah berkurung ini tidak menjejaskan aktiviti dan kehidupan harian pelajar. Namun begitu, kita PMRAM sentiasa memantau pergerakan para pelajar di sini dengan bantuan cawangan-cawangan yang bernaung di bawah PMRAM iaitu Badan Kebajikan Anak Negeri (BKAN) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa/wi (DPM) agar semua pelajar mematuhi perkara tersebut. Tambahan pula, sehingga kini tiada sebarang kejadian yang tidak diingini berlaku dilaporkan.
Masa Depan Pengajian Pelajar
Kesemua universiti di Mesir ini bakal memulakan sesi pengajian baru 2013/2014 sebagaimana yang dijadualkan pada pertengahan September ini. Universiti Al-Azhar juga tidak mengumumkan sebarang penangguhan pengajian untuk sesi baru ini. Bahkan telah secara rasminya telah mengeluarkan takwim tahunan pengajian yang akan bermula pada 21 September 2013 ini.
Berikutan evakuasi sukarela yang telah dijalankan oleh kerajaan Malaysia dan majoriti pelajar Malaysia telah pulang ke tanah air pihak Education Malaysia Egypt (EME) telah mengambil inisiatif berbincang dengan Pihak Kementerian Pengajian Tinggi (KPT) Mesir dan Al-Azhar untuk menunda peperiksaan ulangan dan tasfiah kepada minggu keempat bulan September serta menangguhkan sesi pengajian 2013/2014 sehingga ke akhir Oktober sebagaimana yang telah diumumkan oleh EME dan boleh rujuk di laman facebook rasminya.
Adapun bagi pengajian di Universiti Al-Azhar ianya akan bermula pada 21 September 2013 sebagaimana yang diumumkan sebelum daripada ini. Walaupun pihak EME telah mendapat surat bertulis daripada Universiti Al-Azhar bersetuju untuk memulakan sesi pengajian 2013/2014 khusus untuk pelajar Malaysia sahaja pada 19 Oktober 2013 hakikatnya perkara tersebut tidak mendatangkan faedah yang besar kepada pelajar melainkan pelajar di Fakulti Ulum Islamaiah sahaja kerana ianya hanya dikhususkan untuk pelajar asing sahaja.
Adapun pelajar di fakulti lain termasuk Fakulti Bahasa Arab, Syariah & Undang-Undang, Usuluddin dan lain-lain agak sukar untuk dipraktikkan kerana kelas pelajar Malaysia di fakulti tersebut tidak diasingkan dengan pelajar tempatan dan pelajar asing dari negara yang lain. Di samping itu juga, penangguhan kelas ke akhir Oktober itu juga akan menyebabkan pelajar Malaysia ketinggalan dari sudut pengajian mereka dan sedikit sebanyak akan memberi kesan untuk persediaan peperiksaan semesta pertama yang akan berlangsung pada akhir Disember 2013.
Saranan dan Nasihat PMRAM
Oleh yang demikian, kita PMRAM mengharapkan agar pelajar membuat pilihan yang terbaik bagi masa depan mereka dengan membuat pertimbangan yang sewajarnya dalam membuat keputusan sama ada akan kembali semula ke Mesir dalam waktu terdekat atau ditangguhkan ke waktu yang lain atau menyambung pengajian mereka di universiti-universiti tempatan sebagaimana yang ditawarkan oleh Kerajaan Malaysia.
Kita PMRAM sentiasa bersedia untuk memberi pandangan dan lontaran idea serta nasihat kepada para pelajar bagi membantu mereka membuat penilaian dan pertimbangan sebelum memutuskan sesuatu keputusan berkaitan masa depan akademik dan pengajian mereka di sini.
Apa yang kita inginkan adalah mahasiswa dan mahasiswi sedar akan tanggungjawab dan peranan yang perlu dimainkan oleh mereka walau di mana sahaja mereka belajar.
Manakala kepada para ibubapa yang risau, bimbang serta terkesan terhadap situasi Mesir yang dipaparkan oleh media tempatan melalui paparan skrin televisyen mahupun akhbar agar meneliti berita tersebut dan seelok-eloknya meminta penjelasan berkaitan situasi Mesir melalui anak mereka sendiri ataupun pelajar yang tinggal di Mesir supaya mereka lebih memahami realiti sebenar keadaan penempatan dan tahap keselamatan pelajar Malaysia di sini dengan lebih tepat.
Kita PMRAM sentiasa mendoakan yang terbaik buat seluruh pelajar Malaysia di Bumi Mesir ini. Buatlah pilihan yang terbaik kerana pilihan itu di tangan anda. Anda yang akan menentukan masa depan anda.
"MEMARTABAT KEILMUAN MEMIMPIN KESATUAN"
Abdul Aziz Bin Ali
Presiden,
Persekutuan Melayu Republik Arab Mesir 2013
Pejabat PMRAM, Masakin Osman,
Hayyu Sabiek, Madinah Nasr
Kota Seribu Menara, Kaherah
Jam 1.00 pagi - 8 September 2013
Jumat, 23 Agustus 2013
Mu`amlah Rabbani dengan tuhannya
Kata-kata Hikmah Rabbani Mujaddidi hari ini ( 23/8/2013 )
الحق تبارك وتعالى أعظم وأكبر وأجل من أن تعامله نقدًا فيعاملَك نسيئة * فعامل الله بالحب فيعاملك بالقرب.
Maksudnya : Allah tabaraka wata`la teramat angung dan teramat besar dan teramat bijaksana jika sekiranya kamu bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai mustahil Allah membalas mu`amalah mu itu dengan hutang * Maka bermu`amalahlah dengan Allah dengan penuh kecintaan maka Allah akan bermu`amalah dengamu dengan kedekatan.
Tuan guru menjelaskan makna hikmah ini dengan penuh mendalam. Maksud daripada kata-kata naqdan adalah tunai /cash. Dan kata nasiah adalah lawan daripada tunai, iaitu hutang.
Tuan guru mengatakan Mustahil bagi seseorang yang bermu`amalah dengan Allah secara tunai, Allah membalasnya dengan hutang. Allah dengan keagungan dengan kasih-sayang dan kebesarahnya mustahil bermu`alah dengan seseorang dalam keadaan terlupa, apabila orang tersebut bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai. Bermu`amlah lah dengan tunai, niscaya Allah membayarnya dengan tunai.
Tuan guru memberikan contoh tunai adalah seperti orang membeli satu botol air mineral kemudian orang tersebut membayar uang, itu dinamakan tunai. Namun hutang / nasiah contohnya jika sekiranya seseorang membeli sesuatu barang kemudian ia mengambilnya tetapi bayaran diatas dipenjual, itu dinamakan utang.
Manusia sehari-sehari dalam keadaan bermu`amalah dengan Allah, yang menjadi pertanyaan adakah kita telah bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai ?.
Jika kita bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai, adakah Allah akan bermu`amalah dengan kita dengan hutang ?. Jawapannya adalah mustahil bagi Allah, jika sekiranya Allah bermu`amalah dalam keadaan hutang atau Muflis maka tentu sahaja tidak layak bagi Allah, Allah tidaklah muflis, Allah itu maha kaya.
Manusia serba muflis, namun Allah maha kaya, Apabila kita bermu`amalah dengan manusia selalu rugi, namun dengan Allah tidak sama sekali, Apa buktinya ?
Dalam sebuah hadist yang maksudnya jika sekiranya kita melakukan satu perbuatan baik, maka Allah membalasnya sepuluh, berbuat sepuluh dilipatmgandakan seratus. Begitu juga dengan kesalahan jika kita melakukan satu kesalahan maka ditetapkan satu kesalahan sahaja. Inilah kemulian dan keagungannya Allah, membalas kebaikan berlipat-lipat ganda.
Maka tuan guru mengajak kepada salikin rabbani mujaddidi yang lelaki maupun perempuan agar bermu`amalah dengan Allah dalam kedaan penuh cinta kasih, sehingga mencecah kepada maqam Muqarrabin. Tuan guru bertanya , bukankah kecintaan ( Al-Hub ) kepada Allah itu merupakan posisi tertinggi dalam ubudiyyah ? . Maka jika seseorang mencecah maqam Muqarrabin, dia adalah orang-orang yang dekat dengan Allah, itu merupakan suatu maqam yang amat tinggi. Maqam para-para auliya`, para nabi dan Rasul.
Barang siapa yang bermu`amalah dengan ALlah tidak akan pernah rugi, bahkah Allah akan bermu`alah dengan kita lebih lagi, contohnya seperti kita shalat 1 rakaat , Allah melipat gandakan bahkan hingga 100 rakaat. Kerana Allah teramat-amat mulia ( akramal akramin )
Bermu`malahlah kamu dengan Allah dengan penuh kecintaan, janganlah dengan keadaan hutang dan leka, kerana kecintaan itu akan membawa kepada qurbah ( kedekatan ) kepada Allah. Janganlah kamu bermu`malah dengan Allah seperti orang –orang yang bermaksiat, orang-orang yang berzina, orang-orang yang minum khamar, meraka adalah orang-orang yang memerangi Allah. Akan tetapi kamu hendaklah bermu`amalah dengan Allah dengan penuh kecintaan, perasaan ( zauq ), dan faham.
Tuan guru menanyakan lagi, adakah kamu semua ingin sampai ke Maqam Muqarrabin ( orang-orang yang dekat dengan Allah ) dengan percuma ?
Tuan guru menceritakan tentang sebuah kisah seorang Pembaca Al-Quran yang bernama Yahya di negeri Syam. Diakhir majlis tuan guru juga menutupnya dengan sebuah kisah Ibnu Muwaffaq.
Dan tuan guru mendoakan kepada Rabbaniyin dan Rabbaniyat Al-Mujaddidiyah dibukakan pintu futuh oleh Allah. Kemudian majlis disudahi dengan pembahagian 30 juzu` bacaan khatam Al-Quran. Dan pembahagian 92 ribu selawat kepada baginda Rasulullah Imam Rabbaniyyin di awal majlis.
Majlis selepas shalat subuh di Darah ( 23 / 8 /2013 )
Bersama :
Mursyid Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif Shalih Al-Furfur Al-Hasani
Imam Madrasah Rabbaniyyah Al-Mujaddidiyyah Sedunia
الحق تبارك وتعالى أعظم وأكبر وأجل من أن تعامله نقدًا فيعاملَك نسيئة * فعامل الله بالحب فيعاملك بالقرب.
Maksudnya : Allah tabaraka wata`la teramat angung dan teramat besar dan teramat bijaksana jika sekiranya kamu bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai mustahil Allah membalas mu`amalah mu itu dengan hutang * Maka bermu`amalahlah dengan Allah dengan penuh kecintaan maka Allah akan bermu`amalah dengamu dengan kedekatan.
Tuan guru menjelaskan makna hikmah ini dengan penuh mendalam. Maksud daripada kata-kata naqdan adalah tunai /cash. Dan kata nasiah adalah lawan daripada tunai, iaitu hutang.
Tuan guru mengatakan Mustahil bagi seseorang yang bermu`amalah dengan Allah secara tunai, Allah membalasnya dengan hutang. Allah dengan keagungan dengan kasih-sayang dan kebesarahnya mustahil bermu`alah dengan seseorang dalam keadaan terlupa, apabila orang tersebut bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai. Bermu`amlah lah dengan tunai, niscaya Allah membayarnya dengan tunai.
Tuan guru memberikan contoh tunai adalah seperti orang membeli satu botol air mineral kemudian orang tersebut membayar uang, itu dinamakan tunai. Namun hutang / nasiah contohnya jika sekiranya seseorang membeli sesuatu barang kemudian ia mengambilnya tetapi bayaran diatas dipenjual, itu dinamakan utang.
Manusia sehari-sehari dalam keadaan bermu`amalah dengan Allah, yang menjadi pertanyaan adakah kita telah bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai ?.
Jika kita bermu`amalah dengan Allah dalam keadaan tunai, adakah Allah akan bermu`amalah dengan kita dengan hutang ?. Jawapannya adalah mustahil bagi Allah, jika sekiranya Allah bermu`amalah dalam keadaan hutang atau Muflis maka tentu sahaja tidak layak bagi Allah, Allah tidaklah muflis, Allah itu maha kaya.
Manusia serba muflis, namun Allah maha kaya, Apabila kita bermu`amalah dengan manusia selalu rugi, namun dengan Allah tidak sama sekali, Apa buktinya ?
Dalam sebuah hadist yang maksudnya jika sekiranya kita melakukan satu perbuatan baik, maka Allah membalasnya sepuluh, berbuat sepuluh dilipatmgandakan seratus. Begitu juga dengan kesalahan jika kita melakukan satu kesalahan maka ditetapkan satu kesalahan sahaja. Inilah kemulian dan keagungannya Allah, membalas kebaikan berlipat-lipat ganda.
Maka tuan guru mengajak kepada salikin rabbani mujaddidi yang lelaki maupun perempuan agar bermu`amalah dengan Allah dalam kedaan penuh cinta kasih, sehingga mencecah kepada maqam Muqarrabin. Tuan guru bertanya , bukankah kecintaan ( Al-Hub ) kepada Allah itu merupakan posisi tertinggi dalam ubudiyyah ? . Maka jika seseorang mencecah maqam Muqarrabin, dia adalah orang-orang yang dekat dengan Allah, itu merupakan suatu maqam yang amat tinggi. Maqam para-para auliya`, para nabi dan Rasul.
Barang siapa yang bermu`amalah dengan ALlah tidak akan pernah rugi, bahkah Allah akan bermu`alah dengan kita lebih lagi, contohnya seperti kita shalat 1 rakaat , Allah melipat gandakan bahkan hingga 100 rakaat. Kerana Allah teramat-amat mulia ( akramal akramin )
Bermu`malahlah kamu dengan Allah dengan penuh kecintaan, janganlah dengan keadaan hutang dan leka, kerana kecintaan itu akan membawa kepada qurbah ( kedekatan ) kepada Allah. Janganlah kamu bermu`malah dengan Allah seperti orang –orang yang bermaksiat, orang-orang yang berzina, orang-orang yang minum khamar, meraka adalah orang-orang yang memerangi Allah. Akan tetapi kamu hendaklah bermu`amalah dengan Allah dengan penuh kecintaan, perasaan ( zauq ), dan faham.
Tuan guru menanyakan lagi, adakah kamu semua ingin sampai ke Maqam Muqarrabin ( orang-orang yang dekat dengan Allah ) dengan percuma ?
Tuan guru menceritakan tentang sebuah kisah seorang Pembaca Al-Quran yang bernama Yahya di negeri Syam. Diakhir majlis tuan guru juga menutupnya dengan sebuah kisah Ibnu Muwaffaq.
Dan tuan guru mendoakan kepada Rabbaniyin dan Rabbaniyat Al-Mujaddidiyah dibukakan pintu futuh oleh Allah. Kemudian majlis disudahi dengan pembahagian 30 juzu` bacaan khatam Al-Quran. Dan pembahagian 92 ribu selawat kepada baginda Rasulullah Imam Rabbaniyyin di awal majlis.
Majlis selepas shalat subuh di Darah ( 23 / 8 /2013 )
Bersama :
Mursyid Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif Shalih Al-Furfur Al-Hasani
Imam Madrasah Rabbaniyyah Al-Mujaddidiyyah Sedunia
Rabu, 21 Agustus 2013
Terungkap Laut Terbelah di Zaman Nabi Musa
Peneliti Temukan Penjelasan Ilmiah Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah
Washington. Nabi Musa tak bisa dipisahkan dari Laut Merah. Salah satu mukzijat yang diberikan Allah SWT kepada Musa adalah kemampuan untuk membelah Laut Merah sehingga utusan Allah itu bisa melintasinya bersama para pengikutnya.
Musa dan pengikutnya menyeberangi Laut Merah untuk menghindari kejaran dari Fir’aun dan pasukannya. Seizin Allah, rombongan Musa berhasil melalui laut yang dalam itu. Laut kembali menutup dan Fir’aun bersama pasukannya pun tenggelam ditelan Laut Merah. Kisah itu dengan jelas tertulis dalam Alquran maupun Alkitab.
Setelah melalui riset komputer yang cukup lama, peneliti di Amerika Serikat menyimpulkan kisah Laut Merah yang terbelah seakan memberi jalan bagi Musa itu, bila dilihat dari sisi ilmiah, sangat mungkin terjadi. Angin timur yang bertiup sepanjang malam bisa mendorong air laut seperti yang dikisahkan dalam Alquran atau Alkitab.
Menurut simulasi komputer yang mempelajari bagaimana angin mempengaruhi air, memperlihatkan bahwa angin mampu mendorong air kembali pada satu titik sehingga seperti membentuk sungai yang membungkuk untuk menyatu dengan laguna di pesisir. Demikian dilaporkan Pusat Riset Atmosfer Nasional (NCAR) dan Universitas Colorado. ”Hasil simulasi sangat cocok dengan kisah yang disampaikan dalam Exodus (Keluaran),” ujar Carl Drews dari NCAR, yang memimpin studi ini.
”Terbelahnya air (laut) dapat dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air dengan cara yang sesuai dengan hukum-hukum fisika, menciptakan lorong bagi perjalanan yang aman dengan air pada kedua sisinya dan itu memungkinan air untuk tiba-tiba menutup kembali.”
Drews dan rekan-rekannya mempelajari bagaimana badai topan di Samudera Pasifik dapat menggerakkan dan mempengaruhi air samudra yang dalam. Para peneliti itu juga menunjuk satu situs di selatan Laut Mediterania sebagai tempat penyeberangan yang legendaris, dengan model tanah yang memungkinkan terjadinya air laut membelah.
Model ini memerlukan formasi berbentuk huruf U dari Sungai Nil dan laguna dangkal di sepanjang garis pantai. Hal ini menunjukkan bahwa angin dengan kecepatan 63 mil per jam yang terus berhembus selama 12 jam, bisa mendorong air hingga kedalaman 6 kaki (2 meter). ”Ini (menjadi) jembatan tanah sepanjang 3-4 kilometer (2 sampai 2,5 mil) dan luas 5 kilometer (3 mil), dan tetap terbuka selama 4 jam,” tulis mereka di jurnal Public Library of Science, PLoS ONE.
”Orang-orang selalu terpesona oleh kisah Exodus (Keluaran), bertanya-tanya apakah itu datang dari fakta-fakta sejarah,” kata Drews. ”Penelitian ini menunjukkan bahwa deskripsi terpisahnya perairan memang memiliki dasar dalam hukum-hukum fisika.” (Budi Raharjo/Al Arabiya/RoL)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2010/09/23/8947/peneliti-temukan-penjelasan-ilmiah-kisah-nabi-musa-membelah-laut-merah/#ixzz2ccnzBHlz
Kamis, 15 Agustus 2013
Hikmah Mujaddid Qurun 14 minggu ini
Selepas Majlis Zikir pagi jum`at tadi, tuan guru Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif Shalih
Al-Furfur Al-Hasani memberikan satu kata-kata hikmah :
الشريعة عين و
الحقيقة نورها* فهل تبصر عين بلا نور* أو يكون نور بلا عين
Maksudnya :
Syari`at itu adalah mata dan hakikat itu adalah
cahayanya* bolehkah mata melihat tanpa cahaya * atau cahaya itu tanpa mata
Tuan guru menjelaskan secara mendalam tentang maksud hikmah
diatas, syari`at itu ibarat mata hitam, dengan adanya mata barulah kita dapat
melihat, beliau mengibaratkan seperti kamera dengan adanya kamera kita dapat
mengambil gambar tetapi haruslah ada cahaya. Jika kamera sahaja tanpa adanya
cahaya sama sahaja kamera itu tidak berfungsi, begitu juga mata tanpa
adanya cahaya sama sekali tidak dapat
memberikan manfa`at. Orang yang melihat dengan syari`at sahaja ia adalah
tertutup pandangannya.
Begitu
juga dengan hakikat, orang yang memdalami hakikat tanpa syari`at sama sahaja
dengan cahaya tanpa mata, ia tidak dapat melihat juga. Orang yang melihat
dengan hakikat sahaja ia akan menyalahi dengan manusia.
Maka bagi orang-orang Rabbani hendaklah melihat dengan
dua mata mereka. Iaitu mata Syari`at dan hakikat, jika kita melihat adanya
penindasan kedhaliman pembunuhan dan sebagainya kita melihatnya dengan mata
syari`at, tetapi bathin nya kita melihat dengan hakikat, kerana semua perbuatan
itu adalah Allah yang menjadikan.
Tuan
guru juga mengisahkan tentang ada seorang peminum khamar ( Arak ) kemudian Umar
menyuruh ia di sebat 100 kali, lantas lelaki itu berkata kepada Umar : “
Bukankah aku minum ini adalah kehendak daripada Allah “
Umar tetap sahaja menyuruh ia disebat, setelah disebat
Umar berkata : “ bukankah engkau disebat 100 kali itu juga kehendak daripada Allah
“?
Umar tetap memandang dari segi syari`at walaupun
hakikatnya Allah yang menjadikan.
Apapun kita harus melihat dengan syari`at, tetapi
tanpa mengabaikan hakikat, karena hakikat itulah sebenarnya.
Majlis selepas shalat subuh di Darah 16 / 8 /2013
Bersama Mursyid Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif Shalih
Al-Furfur Al-Hasani
Imam Madrasah Rabbaniyyah Al-Mujaddidiyyah Sedunia
Rabu, 14 Agustus 2013
Minggu, 11 Agustus 2013
Tajwid dengan Wikipedia
http://ms.wikipedia.org/wiki/Tajwid
Anggaran ilmu tajwid itu ialah menyampaikan dengan sedalamnya kesempurnaan tiap-tiap sebutan dari ayat al-Quran. Para ulama menyatakan yang hukum bagi mempelajari tajwid itu adalah fardhu kifayah tetapi mengamalkan tajwid ketika membaca al-Quran adalah fardhu ain atau wajib kepada lelaki dan perempuan yang mukallaf.
manakala basmalah adalah lafaz: "Bismillahir rahmaanir rahiim" (ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺤﻤﻦ ﺍﻟﺮﺤﻴﻢ).
Terdapat empat cara membaca iati'azah, basmalah dan surah:
Antara contoh ayat yang ditunjukkan adalah: ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠِﻨﱠﺔ ﻭَﺍﻟﻨﱠﺎﺱِ
Alif lam qamariah ialah lam yang bersambung terus daripada empat belas huruf ini iaitu hamzah (ء), ba' (ب), jim (ج), ha' (ح), kha' (خ), 'ain (ع), ghain (غ), fa' (ف), qaf (ق), kaf (ك), mim (م), wau (و), ha' (ﮬ) dan ya' (ي). Ini diambil sempena perkataan al-qamar (ﺍﻟﻘﻤﺮ). Dari perkataan itu, jelas cara membacanya adalah tidak memasukkaan lam ke dalam huruf selepasnya tetapi mematikannya dengan jelas lalu menyebut huruf yang seterusnya.
Alif lam syamsiah ialah lam yag bersambung dengan empat belas huruf ini pula iaitu ta' (ت), tha' (ث), dal (د), dzal (ذ), ra' (ر), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), tho (ط), zho (ظ), lam (ل) dan nun (ن). Ini diambil sempena perkataan asy-syamsiah (ﺍﻟﺸﻤﺴﻴﻪ). Dari perkataan tersebut, cara membacanya adalah dengan memasukkan ke dalam huruf selepas lam yang kebanyakkanya disabdukan dan lam tidak dibunyikan.
Lihat juga: Hukum mad.
Bacaan ra' harus dikasarkan apabila:
Bacaan ra' yang dinipiskan adalah apabila:
Bacaan ra' yang harus dikasarkan dan dinipiskan adalah apabila setiap ra' yang berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah dan kemudian berjumpa dengan salah satu huruf isti'la'.
Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arah, cari
Tajwīd (تجويد) dari segi bahasanya bermaksud melakukan sesuatu dengan elok yang berasal dari perkataan Jawwada.
Pada istilah syarak, tajwid adalah ilmu yang boleh mengenalkan tempat
bagi tiap-tiap huruf dengan memberi apa yang patut baginya dari segi
sifat-sifat huruf itu seperti menyatakan dan menyembunyikan atau apa
yang dimestikan bagi huruf-huruf itu dari sifat-sifat luar dari segi
panjang, pendek, tebal, tipis dan sebagainya.Anggaran ilmu tajwid itu ialah menyampaikan dengan sedalamnya kesempurnaan tiap-tiap sebutan dari ayat al-Quran. Para ulama menyatakan yang hukum bagi mempelajari tajwid itu adalah fardhu kifayah tetapi mengamalkan tajwid ketika membaca al-Quran adalah fardhu ain atau wajib kepada lelaki dan perempuan yang mukallaf.
Isi kandungan
Hukum isti'azah dan basmalah
Isti'azah adalah lafaz: "A'uzubillahi minasy syaitaanir rajiim" (ﺍﻋﻮﺬ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﻄﻥ ﺍﻟﺮﺟﻴﻢ)manakala basmalah adalah lafaz: "Bismillahir rahmaanir rahiim" (ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺤﻤﻦ ﺍﻟﺮﺤﻴﻢ).
Terdapat empat cara membaca iati'azah, basmalah dan surah:
- Memutuskan isti'azah (berhenti) kemudian baru membaca basmalah.
- Menyambungkan basmalah dengan surah tanpa berhenti.
- Membaca isti'azah dan basmalah terus-menerus tanpa henti.
- Membaca isti'azah, basmalah dan awal surah terus-menerus tanpa henti.
- Mengasingkan basmalah denga surah
- Menghubungkan basmalah dengan awal surah
- Menghubungkan kesemuanya
- Menghubungkan akhir surah dengan basmalah lalu berhenti. Kemudian, barulah membaca surah yang seterusnya tanpa basmalah. Walau bagaimanapun, tidak harus membaca sebegini kerana ditakuti bahawa ada yang menganggap basmalah adalah salah satu ayat daripada surah yang sebelumnya.
Hukum nun mati dan tanwin
-
Rencana utama: Hukum nun mati dan tanwin
Hukum mim mati
-
Rencana utama: Hukum mim mati
Hukum mim dan nun bersabdu
Hukum mim dan nun bersabdu juga dikenali sebagai wajibal ghunnah (ﻭﺍﺟﺐ ﺍﻟﻐﻨﻪ) yang bermaksud diwajibkan dengung. Maka jelaslah yang bacaan bagi kedua-duanya adalah didengungkan. Hukum ini jatuh bagi setiap huruf mim dan nun yang mempunyai tanda sabdu atau bertasydid (ﻡّ dan نّ).Antara contoh ayat yang ditunjukkan adalah: ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠِﻨﱠﺔ ﻭَﺍﻟﻨﱠﺎﺱِ
Hukum alif lam ma'rifah
-
Rencana utama: Lam takrif
Alif lam qamariah ialah lam yang bersambung terus daripada empat belas huruf ini iaitu hamzah (ء), ba' (ب), jim (ج), ha' (ح), kha' (خ), 'ain (ع), ghain (غ), fa' (ف), qaf (ق), kaf (ك), mim (م), wau (و), ha' (ﮬ) dan ya' (ي). Ini diambil sempena perkataan al-qamar (ﺍﻟﻘﻤﺮ). Dari perkataan itu, jelas cara membacanya adalah tidak memasukkaan lam ke dalam huruf selepasnya tetapi mematikannya dengan jelas lalu menyebut huruf yang seterusnya.
Alif lam syamsiah ialah lam yag bersambung dengan empat belas huruf ini pula iaitu ta' (ت), tha' (ث), dal (د), dzal (ذ), ra' (ر), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), tho (ط), zho (ظ), lam (ل) dan nun (ن). Ini diambil sempena perkataan asy-syamsiah (ﺍﻟﺸﻤﺴﻴﻪ). Dari perkataan tersebut, cara membacanya adalah dengan memasukkan ke dalam huruf selepas lam yang kebanyakkanya disabdukan dan lam tidak dibunyikan.
Hukum idgham
-
Rencana utama: Idgham
- Idgham mutamathilain (ﺇﺩﻏﺎﻡ ﻣﺘﻤﺎﺛﻠﻴﻦ - yang serupa) ialah pertemuan dua huruf yang sama sifat dan makhrajnya (tempat keluarnya) dal bertemu dal dan sebagainya. Hukum adalah wajib diidghamkan. Contoh: ﻗَﺪ ﺩَﺨَﻠُﻮاْ.
- Idgham mutaqaribain (ﺇﺩﻏﺎﻡ ﻣﺘﻘﺎﺭﺑﻴﻦ - yang hampir) ialah pertemuan dua huruf yang berhampiran sifat dan makhrajnya seperti ba' bertemu mim, qaf bertemu kaf dan tha' bertemu dzal. Contoh: ﻧَﺨْﻠُﻘڪُﻢْ
- Idgham mutajanisain (ﺇﺩﻏﺎﻡ ﻣﺘﺠﺎﻧﺴﻴﻦ - yang sejenis) ialah pertemuan dua huruf yang sama makhrajnya tetapi tidak sama sifatnya seperti ta' dan tho, lam dan ra' serta dzal dan zho. Contoh: ﻗُﻞ ﺭَﺏﱢ
Hukum mad
-
Rencana utama: Hukum mad
Lihat juga: Hukum mad.
Hukum ra'
Hukum ra' adalah hukum bagaimana membunyikan huruf ra' dalam bacaan. Terdapat tiga cara iaitu kasar atau tebal, halus atau nipis, atau harus dikasarkan dan dinipiskan.Bacaan ra' harus dikasarkan apabila:
- Setiap ra' yang berbaris atas atau hadapan.
- Contoh: ﺭَﺑﱢﻨَﺎ
- Setiap ra' yang berbaris mati dan huruf sebelumnya berbaris hadapan atau atas.
- Contoh: ﻭَﺍﻻَﺭْﺽ
- Ra' berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah yang mendatang, bukan baris yang asal.
- Contoh: ٱﺭْﺟِﻌُﻮْﺍ
- Ra' berbaris mati dan sebelumnya huruf yang berbaris bawah tetapi ra' tadi berjumpa dengan huruf isti'la'.
- Contoh: ﻣِﺮْﺻَﺎﺪ
Bacaan ra' yang dinipiskan adalah apabila:
- Setiap ra' yang berbaris bawah.
- Contoh: ﺭِﺟَﺎﻝٌ
- Setiap ra' yang sebelumnya terdapat huruf lin
- Contoh: ﺧَﻴْﺮٌ
- Ra' mati yang sebelumnya juga huruf berbaris bawah tetapi tidak berjumpa dengan huruf isti'la'.
- Contoh: ﻓِﺮْﻋَﻮﻦَ
Bacaan ra' yang harus dikasarkan dan dinipiskan adalah apabila setiap ra' yang berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah dan kemudian berjumpa dengan salah satu huruf isti'la'.
- Contoh: ﻓِﺮْﻕ
-
- Isti'la' (ﺍﺳﺘﻌﻼ ﺀ): terdapat tujuh huruf iaitu kha' (خ), sod (ص), dhod (ض), tho (ط), qaf (ق), dan zho (ظ).
Qalqalah
Qalqalah (ﻗﻠﻘﻠﻪ) adalah bacaan pada huruf-huruf qalqalah dengan bunyi seakan-akan berdetik. Huruf qalqalah ada lima iaitu qaf (ق), tho (ط), ba' (ب), jim (ج), dal (د). Qalqalah terbahagi kepada dua jenis:- Qalqalah kecil iaitu apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati dan baris matinya adalah asli dan bukan mendatang.
- Contoh: ﻴَﻄْﻤَﻌُﻮﻥَ, ﻴَﺪْﻋُﻮﻥَ
- Qalqalah besar iaitu apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan dengan mendatang. Dalam keadaan ini, qalqalah dilakukan apabila wakaf padanya tetapi tidak diqalqalahkan apabila diteruskan.
- Contoh: ٱﻟْﻔَﻟَﻖِ, ﻋَﻟَﻖٍ
Makhraj huruf
-
Rencana utama: Makhraj
Sifat huruf
-
Rencana utama: Sifat huruf
Waqaf
-
Rencana utama: Wakaf (tajwid)
- Taamm (ﺗﺂﻡّ - wakaf sempurna) - apabila berhenti pada satu ayat yang putus, tidak berkaitan atau kena-mengena lagi dengan mana-mana kalimah atau perkataan sesudah ayat tersebut atau di hadapannya sama ada berkenaan lafaz atau makna.
- Kaaf (ﻛﺎﻒ - wakaf memadai) - apabila berhenti pada satu ayat yang putus tidak ada kena-mengena dengan satu-satu kalimah atau perkataan sesudah ayat tersebut atau di hadapannya pada lafaz sahaja tetapi ada kena-mengena dalam maknanya.
- Hasan (ﺣﺴﻦ - wakaf baik) - apabila berhenti pada satu ayat yang ada kena mengena dengan yang sesudah dan sebelumnya pada lafaz sahaja, dengan syarat yang diberhentikan itu telah memenuhi maknanya.
- Qabiih (ﻗﺒﻴﺢ - wakaf buruk) - apabila berhenti pada satu-satu ayat tidak sempurna maknanya yang kadang-kala ayat itu ada berkaitan dengan ayat-ayat yang sebelum dan sesudahnya sama ada pada lafaz atau pada makna.
Tanda-tanda waqaf
- Tanda mim ( ﻤ ) dikenali sebagai Waqaf Lazim. Adalah dikehendaki berhenti seketika apabila mim muncul. Jika tidak berhenti, kebarangkalian yang maknanya berubah.
- Tanda tho ( ﻁ ) adalah tanda Waqaf Mutlaq dan haruslah berhenti seketika. Ia menunjukkan yang makna belum lagi dinyatakan sepenuhnya..
- Tanda jim ( ﺝ ) adalah Waqaf Jaiz. Lebih elok berhenti seketika di sini walaupun tidak berhenti adalah dibenarkan.
- Tanda zha ( ﻇ ) bermaksud lebih elok TIDAK berhenti.
- Tanda sod ( ﺹ ) dikenali sebagai Waqaf Murakhkhas, menunjukkan yang tidak digalakkan berhenti walaupun berhenti dibenarkan. Perbezaan antara hukum tanda zha dan sod adalah kegunaannya, dalam kata lain, keinginan untuk berhenti adalah lebih pada tanda sod
- Tanda sad-lam-ya' ( ﺻﻠﮯ ) merupakan singkatan kepada "Al-wasl Awlaa" yang bermaksud "Sambung lebih elok". Pembaca haruslah meneruskan bacaan kerana itu lebih elok.
- Tanda qaf ( ﻕ ) merupakan singkatan kepada "Qeela alayhil waqf" yang bermakna "telah dinyatakan yang berhenti harus dilakukan ke atasnya". Tidak perlu berhenti di sini.
- Tanda sod-lam ( ﺼﻞ ) merupakan singkatan kepadan "Qad yoosalu" yang membawa maksud "akan bersambung kadang-kala". Kadang-kala seseorang akan berhenti manakala ada yang tidak walaupun berhenti lebih diutamakan.
- Tanda perkataan Qif ( ﻗﻴﻒ ) bermaksud berhenti! Ia muncul pada tempat yang kebarangkalian pembaca akan meneruskan bacaan tanpa henti.
- Tanda sin ( س ) atau perkataan Saktah ( ﺳﮑﺘﻪ ) menandakan berhenti seketika tanpa mengambil nafas. Dalam kata lain, pembaca haruslah berhenti seketika tanpa mengambil nafas baru untuk meneruskan ayat.
- Tanda Waqfah ( ﻭﻗﻔﻪ ) serupa dengan Saktah tetapi bezanya ialah waqaf pada Waqjah lebih lama berbanding Saktah.
- Tanda Laa ( ﻻ ) bermaksud "Jangan!". Tanda ini muncul kadang-kala pada penghujung mahupun pertengahan ayat. Jika ia muncul di pertengahan ayat, tidak dibenarkan berhenti dan jika berada di penghujung ayat, pembaca tersebut boleh berhenti atau tidak.
- Tanda kahf ( ﻙ ) merupakan singkatan kepada "Kathaalik" yang bermaksud "serupa". Dalam kata lain, tanda yang sama sebelumnya digunakan di sini.
- Tanda bertitik tiga ( ... ...) yang dikenali Waqaf Muraqabah (Berhenti Pemerhatian) atau Waqaf Ta'anuq (Terikat). Tanda ini kadang-kala diletakkan sekali huruf jim yang turut menjadi simbol bagi Mu'aanaqah ini. Ia akan muncul sebanyak dua kali di mana-mana saja dan cara membaca adalah Harus berhenti di salah satu tanda tersebut. Jika sudah berhenti pada tanda pertama, tidak perlu berhenti pada tanda kedua dan sebaliknya.
Mujadddid Rabbani Pada malam 27 Ramadhan 2013
Tuan guru Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif menceritakan kisah beliau mendapatkan sanad 40 tarekat kemudian Rasulullah menyuruhnya meleburkan kepada Rabbaniyyah . Rabbaniyyah bagaikan Lautan namun tarekat-tarekat lain bagaikan anak-anak sungai yang akhirnya akan bertemu juga dengan lautan.
" Beruntunglah kamu sekarang ALlah memuliakan kamu dengan Rabbani.
" Janglah kamu ragu, aku adalah khalifah daripada guruku Sheikh Makki al-Kattani ketika itu beliau mengisytiharkan aku seorang yang Makzun dan Khalifahnya "
Ketika itu aku merasa tidak yakin dengan ucapan Sheikh Makki dan lantas aku menanyakannya lagi, Makzun atau khalifah ?
Sheikh Makki menjawabnya Makzun dan Khalifah daripa sheikh nya itu tarekat Syazili, kemudian tuan guru juga mendapatkan ijazah puluhan tarekat-tarekat yang lain dari semua guru-gurunya. Seperti Naqsyabandi dari Sheikh Abu Yursa `Abidin, kemudian Sheikh Abburrahman As-Syaguri, dll
Beruntunglah siapa yang mengenal khususiah Sheikhnya, semoga kita semua ALlah bukakan pintu futuh kepada kamu semuanya.
Begitulah sedikit kutipan daripad kata-kata tuan guru Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif Shalih Al-Furfur Al-Hasani, Allah menganggat beliau membawa Syari`at Tarekat Hakekat dan Irfan. Semoga memang betul Allah mengangkat beliau Mujaddid 100 tahun, bahkan untuk 1000 tahun. Mengingat penguasaan beliau terhadap semua cabangan ilmu memang lengkap. Beliau seorang yang Alim secara dhahir iaitu bidang ilmu dhahir seperti Feqah, Ushul Feqah, Tafsir, Balaghah, Hadith, Mantiq, ekonomi Islam, pemikiran Islam dll, buku yang dikarangnya mencecah 200 lebih. Begitu juga beliau seorang yang `Alim secara bathin.
Beliau mempunyai kitab Irfan yang bejudul : Tajul Hikmah Wajauharul Walayah
" Beruntunglah kamu sekarang ALlah memuliakan kamu dengan Rabbani.
" Janglah kamu ragu, aku adalah khalifah daripada guruku Sheikh Makki al-Kattani ketika itu beliau mengisytiharkan aku seorang yang Makzun dan Khalifahnya "
Ketika itu aku merasa tidak yakin dengan ucapan Sheikh Makki dan lantas aku menanyakannya lagi, Makzun atau khalifah ?
Sheikh Makki menjawabnya Makzun dan Khalifah daripa sheikh nya itu tarekat Syazili, kemudian tuan guru juga mendapatkan ijazah puluhan tarekat-tarekat yang lain dari semua guru-gurunya. Seperti Naqsyabandi dari Sheikh Abu Yursa `Abidin, kemudian Sheikh Abburrahman As-Syaguri, dll
Beruntunglah siapa yang mengenal khususiah Sheikhnya, semoga kita semua ALlah bukakan pintu futuh kepada kamu semuanya.
Begitulah sedikit kutipan daripad kata-kata tuan guru Prof. Dr. Muhammad Abdul Latif Shalih Al-Furfur Al-Hasani, Allah menganggat beliau membawa Syari`at Tarekat Hakekat dan Irfan. Semoga memang betul Allah mengangkat beliau Mujaddid 100 tahun, bahkan untuk 1000 tahun. Mengingat penguasaan beliau terhadap semua cabangan ilmu memang lengkap. Beliau seorang yang Alim secara dhahir iaitu bidang ilmu dhahir seperti Feqah, Ushul Feqah, Tafsir, Balaghah, Hadith, Mantiq, ekonomi Islam, pemikiran Islam dll, buku yang dikarangnya mencecah 200 lebih. Begitu juga beliau seorang yang `Alim secara bathin.
Beliau mempunyai kitab Irfan yang bejudul : Tajul Hikmah Wajauharul Walayah
Kamis, 08 Agustus 2013
Menuduh Makanan Produk Halal Membiayai Terorisme
BRISBANE, KOMPAS.com — Seorang politisi partai One
Nation di Australia tidak saja menghadapi tuduhan kriminal karena
perilaku anti-Muslim, tetapi juga menjadi tertawaan media Australia
karena ketidaktahuannya akan Islam.
Stephanie Banister (27), seorang ibu dari dua anak, menghadapi tuduhan kriminal karena memasang stiker anti-Muslim bertuliskan "Makanan halal membiayai terorisme" di kemasan produk Nestle di supermarket. Banister adalah salah satu calon anggota parlemen dari Partai One Nation pimpinan Pauline Hanson, partai ekstrem kanan. Banister mencalonkan diri di Negara Bagian Queensland.
Menurut laporan news.com.au hari Kamis (8/8/2013), bukan itu saja yang dihadapi Banister. Pengetahuannya mengenai Islam dan agama lain seperti Yahudi banyak yang tidak akurat.
"Saya tidak menentang Islam sebagai negara, tetapi saya merasa bahwa hukum mereka tidak bisa diterima di Australia," kata Banister dalam wawancara dengan jaringan lokal Channel 7, tanpa menyadari Islam adalah agama bukan negara.
"Hanya dua persen penduduk Australia mengikuti prinsip haram," lanjut Banister dengan maksud merujuk makanan halal.
Banister juga mengatakan tidak memiliki masalah dengan makanan kosher orang Yahudi. "Yahudi tidak mengikuti prinsip haram. Mereka memiliki prinsip sendiri mengikuti Yesus Kristus," tambah Banister. Padahal, Yahudi sama sekali tidak mengenai Yesus, dan tampaknya Banister mencampuradukkan antara Kristen dan Yahudi.
Soal politik dalam negeri, Banister juga ditanya mengenai Skema Asuransi Untuk Penyandang Cacat, di mana dia mengatakan sistem itu sudah berjalan dengan baik. Padahal, sebenarnya skema ini baru akan dimulai tahun 2016. Ketika ditanya calon lawannya di daerah pemilihannya, Banister tidak bisa menjawab sama sekali.
Komisi Pemilu Australia masih akan memutuskan apakah Banister bisa mencalonkan diri atau tidak. Mereka yang terkena tindakan kriminal akan didiskualifikasi bila dijatuhi hukuman paling kurang satu tahun penjara.
Menurut laporan koresponden Kompas.com di Australia L Sastra Wijaya, di tengah kampanye pemilu menjelang pemilihan 7 September, para calon anggota parlemen sering mendapat pertanyaan dari para wartawan di mana mereka kesulitan untuk menjawab. Hari Rabu, seorang calon dari Partai Liberal, Jaymez Diaz, di Melbourne ditanya oleh seorang wartawan mengenai kebijakan yang dijalankan partainya bila memerintah. Diaz mengatakan, partainya memiliki lebih dari 100 kebijakan, tetapi dalam wawancara selama lima menit tersebut, Diaz tidak bisa menyebutkan satu program pun dengan jelas.
Stephanie Banister (27), seorang ibu dari dua anak, menghadapi tuduhan kriminal karena memasang stiker anti-Muslim bertuliskan "Makanan halal membiayai terorisme" di kemasan produk Nestle di supermarket. Banister adalah salah satu calon anggota parlemen dari Partai One Nation pimpinan Pauline Hanson, partai ekstrem kanan. Banister mencalonkan diri di Negara Bagian Queensland.
Menurut laporan news.com.au hari Kamis (8/8/2013), bukan itu saja yang dihadapi Banister. Pengetahuannya mengenai Islam dan agama lain seperti Yahudi banyak yang tidak akurat.
"Saya tidak menentang Islam sebagai negara, tetapi saya merasa bahwa hukum mereka tidak bisa diterima di Australia," kata Banister dalam wawancara dengan jaringan lokal Channel 7, tanpa menyadari Islam adalah agama bukan negara.
"Hanya dua persen penduduk Australia mengikuti prinsip haram," lanjut Banister dengan maksud merujuk makanan halal.
Banister juga mengatakan tidak memiliki masalah dengan makanan kosher orang Yahudi. "Yahudi tidak mengikuti prinsip haram. Mereka memiliki prinsip sendiri mengikuti Yesus Kristus," tambah Banister. Padahal, Yahudi sama sekali tidak mengenai Yesus, dan tampaknya Banister mencampuradukkan antara Kristen dan Yahudi.
Soal politik dalam negeri, Banister juga ditanya mengenai Skema Asuransi Untuk Penyandang Cacat, di mana dia mengatakan sistem itu sudah berjalan dengan baik. Padahal, sebenarnya skema ini baru akan dimulai tahun 2016. Ketika ditanya calon lawannya di daerah pemilihannya, Banister tidak bisa menjawab sama sekali.
Komisi Pemilu Australia masih akan memutuskan apakah Banister bisa mencalonkan diri atau tidak. Mereka yang terkena tindakan kriminal akan didiskualifikasi bila dijatuhi hukuman paling kurang satu tahun penjara.
Menurut laporan koresponden Kompas.com di Australia L Sastra Wijaya, di tengah kampanye pemilu menjelang pemilihan 7 September, para calon anggota parlemen sering mendapat pertanyaan dari para wartawan di mana mereka kesulitan untuk menjawab. Hari Rabu, seorang calon dari Partai Liberal, Jaymez Diaz, di Melbourne ditanya oleh seorang wartawan mengenai kebijakan yang dijalankan partainya bila memerintah. Diaz mengatakan, partainya memiliki lebih dari 100 kebijakan, tetapi dalam wawancara selama lima menit tersebut, Diaz tidak bisa menyebutkan satu program pun dengan jelas.
Wasit Hentikan Pertandingan Sepak Bola Karena Buka Puasa
Ziguinchor - Sebuah kisah unik terjadi dalam
sebuah laga sepakbola di Senegal. Di tengah-tengah laga itu wasit
tiba-tiba menghentikan permainan agar ia dan para asistennya bisa
berbuka puasa dulu.
Bulan Ramadan meerupakan bulan suci yang penuh berkah untuk para penganut agama Islam. Di bulan itu para Muslim pun lazimnya menunaikan ibadah puasa, tak terkecuali Ousseynou Gueye yang berprofesi sebagai pengadil lapangan di Senegal.
Saat bertugas menjadi wasit pertandingan antara Casa Sport lawan Yeggo baru-baru ini, wasit Gueye rupanya juga tengah menjalankan ibadah puasa. Ini jelas menjadi contoh tepat betapa puasa memang tidak mengganggu aktivitas keseharian. Namun, tindakannya di laga itu juga bisa menuai pro dan kontra.
Sekitar 30 menit laga itu berlangsung Gueye tiba-tiba menyetop pertandingan. ESPN menyebut, ini dilakukannya karena sudah waktunya berbuka puasa. Gueye menyetop laga sejenak agar ia dan asistennya dapat berbuka puasa terlebih dulu. Ia pun kemudian terlihat mengudap makanan kecil dan minuman seadanya di atas lapangan.
Menyegerakan berbuka puasa memang menjadi anjuran dalam agama Islam. Yang jadi masalah, tindakan Gueye ini dilakukannya ketika tengah memimpin jalannya sebuah pertandingan sehingga ia pun mengundang cibiran dari para suporter di stadion.
Apapun, Gueye tampak bersikukuh dengan keputusannya. Apalagi toh sejurus kemudian ia pun kembali melanjutkan pertandingan tersebut. "Secara legal tidaklah memungkinkan untuk menyetop pertandingan untuk berbuka puasa. Tapi Anda bisa menikmati jeda di sebuah laga demi kesehatan. Tubuh manusia butuh air," tuturnya di ESPN.
Bulan Ramadan meerupakan bulan suci yang penuh berkah untuk para penganut agama Islam. Di bulan itu para Muslim pun lazimnya menunaikan ibadah puasa, tak terkecuali Ousseynou Gueye yang berprofesi sebagai pengadil lapangan di Senegal.
Saat bertugas menjadi wasit pertandingan antara Casa Sport lawan Yeggo baru-baru ini, wasit Gueye rupanya juga tengah menjalankan ibadah puasa. Ini jelas menjadi contoh tepat betapa puasa memang tidak mengganggu aktivitas keseharian. Namun, tindakannya di laga itu juga bisa menuai pro dan kontra.
Sekitar 30 menit laga itu berlangsung Gueye tiba-tiba menyetop pertandingan. ESPN menyebut, ini dilakukannya karena sudah waktunya berbuka puasa. Gueye menyetop laga sejenak agar ia dan asistennya dapat berbuka puasa terlebih dulu. Ia pun kemudian terlihat mengudap makanan kecil dan minuman seadanya di atas lapangan.
Menyegerakan berbuka puasa memang menjadi anjuran dalam agama Islam. Yang jadi masalah, tindakan Gueye ini dilakukannya ketika tengah memimpin jalannya sebuah pertandingan sehingga ia pun mengundang cibiran dari para suporter di stadion.
Apapun, Gueye tampak bersikukuh dengan keputusannya. Apalagi toh sejurus kemudian ia pun kembali melanjutkan pertandingan tersebut. "Secara legal tidaklah memungkinkan untuk menyetop pertandingan untuk berbuka puasa. Tapi Anda bisa menikmati jeda di sebuah laga demi kesehatan. Tubuh manusia butuh air," tuturnya di ESPN.
Sumber : DetikNews
Senin, 05 Agustus 2013
Sabtu, 03 Agustus 2013
Muslim Tercerdas di Dunia
Miliki IQ 200, BJ Habibie Jadi Muslim Tercerdas di Dunia
Republika/Yogi Ardhi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia ketiga, BJ Habibie disebut sebagai salah seorang Muslim tercerdas di dunia. Akun Twitter, @TwitFaktaIslam menyebut, Habibie masuk ke dalam 10 besar tokoh dunia dengan intelligence quotient (IQ) 200.
Kamis, 01 Agustus 2013
Kata-kata Mujaddid Qurun ini ( Imam Rabbani Mujaddidy )
Langganan:
Postingan (Atom)









